Senin, 27 Mei 2019

XTC Ciko Bersihkan Sampah Sisa Event Saur Nikmat On The Road

E-News Indonesia - Acara Musik Bertajuk "DCDC Sahur Nikmat on The Road", Sabtu 25 Mei 2019 kemarin berlangsung cukup meriah di situs kota tua BAT Cirebon. Acara yang dihadiri oleh hampir 90% kaum muda ini berlangsung lancar tertib & juga kondusif dari awal sampai akhir.

Suasana sejuk dan menenangkan bahkan masih terasa saat musik HardCore sekelas Burgerkill tengah disuguhkan. Audiens benar-benar menikmati semua suguhan yang ada sesuai aturan & arahan Penyelenggara.

Namun seperti kata pepatah *Ada Gula, ya Ada Semut* ada keramaian ya ada Pedagang. Konsumsi yang disediakan penyelenggara saja, mungkin sudah barang tentu menyisakan Sampah, apalagi ditambah dengan Pedagang Dadakan.

Alhasil, pagi harinya pemandangan tak sedap pun muncul di sekeliling lokasi acara. Apalagi kalau bukan sampah-dampah yang berserakan hingga bertebaran ke tengah jalan. Nah, kalo sudah begini? siapa yang bertanggungjawab? Lagi-lagi Tuding Menuding pun akhirnya terjadi. 

XTC Ciko yang sudah terlanjur jatuh hati dengan bagian dari Situs Kota Tua Cirebon ini, memilih untuk langsung turun beraksi. 

"Karena Menunggu Perhatian dari berbagai Pihak ataupun Sibuk saling Menyalahkan tidak ada gunanya. Maka Sore hari ini, Minggu 26 Mei 2019, sambil Ngabuburit XTC CIKO bekerja Bhakti membersihkan Sampah di Sekeliling Lokasi," jelas Den Bayu Sekjen XTC Ciko

Ia berharap semoga kedepannya nanti tidak terjadi lagi hal seperti ini di lain tempat & kegiatan. Karena Kesadaran untuk tetap Menjaga Kebersihan Lingkungan di mana pun berada Harus kita tanamkan baik-baik dalam diri kita. 

"Jangan sampai karena terlalu Sibuk meraup Rupiah kita sengaja melupakan sampah," tukas Bayu

Walikota Cirebon Nashrudin Azis mengapresiasi apa yang dilakukan XTC Ciko.

"Kesuwun anak-anaku XTC Ciko yang sudah membersihkan sampah tadi sore," tutur Walikota dalam akun media sosialnya

Sementara itu anggota DPRD kota Cirebon Harry Saputra Gani (HSG) menyesalkan dengan adanya sisa sampah akibat event. Ia menegaskan agar EO yang menjadi penyelenggara dikenai sangsi.

"Kalau perlu jangan kasih ijin lagi membuat event di wilayah kota Cirebon," tukas HSG pada akun medsosnya.(DB)



Sabtu, 25 Mei 2019

DKM At-Ta'awun Peringati Nuzulul Qur'an

E-News Indonesia - Dewan Kemakmuran Masjid At-Ta'awun perumnas Cirebon mengadakan Peringatan malam Nuzulul Qur'an Jum'at, 24 Mei 2019.

Nuzulul Qur'an ini merupakan peringatan akan turunya kitan suci Al-Qur'an sebagai pedoman bagi umat muslim di dunia. Acara berlangsung khusuk dan penuh dengan pesan pesan taqwa serta evaluasi diri sebagai muslim.

Drs. Sobirin Akmil MA sebagai mubaligh memberikan nilai-nilai kandungan dalam Al-Qur'an serta keistimewaan bulan Ramadhan. 

Materi yang disampaikan  begitu lugas dan sederhana, sehingga jama'ah  yang hadir menikmati kalimat demi kalimat yang disampaikan oleh sang pencerah dari Pilang Cirebon.

Sebagai penutup belia menyeruhkan untuk mencintai masjid dan memakmurkan bahkan menjadikan masjid menjadi jalan menuju syurganya Allah SWT, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan para waliallah. 

"Semoga berkah Ramadhan menjadikan kita semua  hamba-hamba yang lebih bersyukur dan lebih mencintai masjid," tutur Sobirin

H. Deni Ketua DKM At-Ta'awun juga menghimbau kepada pada pengurus dan jama'ah, agar kita senantiasa menjadikan masjid sebagai wadah silahturahmi umat dan selalu hadir di masjid untung mengagungkan kebesaran Allah SWT terlebih dibulan yang penuh magfirah ini.

"Jadikan masjid bukan hanya sekedar tempat shalat. Masjid bisa menjadi wadah silaturahmi umat apalagi di Bulan Ramdhan tentunya datang ke Masjid pun sudah mendapat pahala berlimpah apalagi kita selalu mengagungkan nama Allah dalam masjid ini," tukas Deni.(AD)

Rabu, 22 Mei 2019

Sempat Memanas Massa Aksi Membubarkan Diri Dari Gedung Bawaslu Dengan Damai

E-News Indonesia - "Jangan sampai terprovokasi. Jangan nodai aksi ini dengan kekerasan. Perjuangan kita tidak sampai hari ini. Kami tunggu instruksi dari tokoh-tokoh ulama kita. Mari kita pulang ke rumah kita masing-masing," Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta agar demonstran di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat, membubarkan diri setelah berunjuk rasa sejak pagi hingga malam hari, Rabu (22/5/2019).

Fadli yang ikut berorasi di tengah massa juga meminta mereka untuk tidak terprovokasi.

Sempat pecah kericuhan usai buka puasa dan salat berjamaah di Jl Thamrin. Massa aksi melempari polisi dengan botol air, petasan, dan sandal akibat diprovokasi oleh sejumlah orang.

Ajakan para provokator itu mengalahkan imbauan koordinator lapangan (korlap) di mobil komando yang meminta massa tidak bertindak anarkis.

"Ini adalah aksi damai. Jangan terpancing, karena ada provokator yang ingin menodai aksi damai ini," teriak korlap.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kruniawan meminta ketiga korlap memulangkan massa karena batas waktu sudah berakhir pukul 18.00 WIB. 

Pada saat koordinasi dilakukan, massa melemparkan batu ke arah kapolres, komandan Kodim, dan tiga korlap itu sehingga membuat mereka melangkah mundur. Polisi pun membentuk tameng untuk melindungi mereka.

Setelah koordinasi, ketiga korlap tersebut bersedia memulangkan massa, asal polisi berjanji tidak akan menembaki mereka dan menjamin keamanan massa yang akan membubarkan diri untuk pulang.

Permintaan itu dipenuhi oleh Kombes Harry. Massa aksi pun membubarkan diri pulang ke rumah masing-masing. Aparat polisi masih berjaga di kantor Bawaslu RI yang sudah terlihat lengang.(Ach/ist)

CIC Gelar Pendidikan Intensif Agama Islam

E-News Indonesia - Kegiatan Hari ke1 pendidikan Intensif Agama Islam mahasiswa CIC ke 2 berlangsung di Auditorium Kampus  CIC, Selasa 21/5-2019.

Kegiatan ini di isi dengan ceramah dan diskusi  agama islam dengan pembicara pertama oleh Drs. Sobirin Akmil, MA.

Menurut Amroni Duradji kegiatan akan berlangsung selama 5 hari dan merupakan agenda rutin kampus cic dibulan suci ramadhan, dan ini kegiatan yang ke 3. 

"Kegiatan ini rutin kami laksanakan pada bulan ramadhan. Tujuannya antara lain mendidik mahasiswa cic menjadi pribadi yang memiliki nilai-nilai taqwa dan keimanan yang kuat serta memiliki jiwa kecendekiawanan," tuturnya

Peserta kegiatan ini adalah mahasiswa semester 2 yang mengambil mata kuliah agama islam.

"Kami harapakan sejak awal mahasiswa CIC sudah siap dengan segala permasalahan selama menjadli proses perkuliahan. Berbekal agama yang kuat Insya Allah mahasiswa CIC mampu menghadapi problematika dan siap mengikuti kuliah sampe akhir nanti," tukas pria yang juga ketua Asosiasi Futsal kota Cirebon ini.(Ach)

Selasa, 21 Mei 2019

Rusuh Meluas Ke Tanah Abang, Massa Lakukan Perlawanan Lempari Polisi Gunakan Botol Dan Petasan

E-News Indonesia - Unjuk rasa damai di Bawaslu yang berlangsung samapi malam hari ahirnya rusuh dan terjadi bentrokan antara massa yang datang pada 22.30 dengan anggota kepolisian. 

Upaya persuasif yang sejak awal dilakukan pihak kepolisian rupanya tak direspon cukup baik oleh demonstran.

Sejak pukul 00.40 WIB hingga pukul 02.00 WIB, massa belum juga membubarkan diri.

Pasukan Brimob yang dipimpin Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan melakukan penyisiran.

Massa terlihat melakukan perlawan dengan melemparkan batu, botol dan petasan.

Hingga pukul 02.30 WIB konsentrasi massa meluas sampai ke Pasar Tanah Abang dan Jalan Sabang.

Polisi saat ini beberapa kali menembakan gas air mata untuk membubarkan massa.

Polisi melalui pengeras suara menghimbau massa untuk bubar dan kembali ke rumah namun tidak dihiraukan.

"Adek-adek sudah cukup, kembali ke rumah sebentar lagi sahur. Api nya dimatikan nanti berbahaya," seru anggota polisi dengan pengeras suara

Namun konsentrasi massa di Pasar Tanah Abang terlihat masih terus melakukan perlawanan dengan melempar benda-bbenda seperti batu, botol dan lainnya ke arah petugas. Sampai berita ini diturunkan jam 03.00 tanggal 22/5-2019 massa belum juga membubarkan diri dan sesekali masih melemparkan petasan.(Ach/Ist)

Tembakan Gas Air Mata Polisi Pukul Mundur Massa

E-News Indonesia - Kerusuhan pecah di depan Gedung Bawaslu RI sekira pukul 22.40 WIB, Selasa (21/5-2019). Kepolisian sempat lepaskan tembakan gas air mata.

Kerusuhan bermula saat kendaraan taktis kepolisian yang telah meninggalkan Gedung Bawaslu datang kembali untuk membubarkan massa aksi yang masih bertahan.

Massa aksi sempat menantang kepolisian dan berseru untuk terus merapatkan barisan.

"Ayo tetap rapatkan barisan, jangan pada takut," teriak para massa aksi di depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (21/5-2019) malam.

Massa sempat merusak barikade pagar besi di depan kantor Bawaslu RI.

Puluhan anggota kepolisian berlari di Halte TransJakarta Sarinah untuk mendekat ke arah massa aksi.

Massa aksi yang tadinya memenuhi seberang Bawaslu pun langsung kocar-kacir berlarian membubarkan diri.

Sempat terlihat seorang diduga provokator yang diamankan sebelum akhirnya puluhan petugas kepolisian lain yang membawa pentungan dan tameng berteriak untuk membubarkan diri.

Massa pun berlarian ke arah Jalan Wahid Hasyim yang ada di sebelah kantor Bawaslu.

Namun massa aksi yang semula membubarkan diri datang kembali menuntut rekanya yang ditahan dibebaskan.

Pihak kepolisian menolak untuk membebaskan karena akan memproses dulu yang diduga menjadi provokator perusakan.

Massa pun diperintahakan membubarkan diri karena sudah dini hari. Polisi lewat pengeras suara memperingati massa aksi.

Namun massa belum membubarkan diri hingga polisi menembakan sebanyak tiga kali gas air mata.

Massa membalasnya dengan lemparan batu ke arah polisi. Polisi kembali menembakn gas air mata lebih banyak dan massa pun berhenti melakukan pelemparan.

Polisi terus bergerak maju menghalau massa yang masih bertahan. Ahirnya pihak kepolisian kembali melepaskan tembakan gas air mata dan memaksa massa mundur. Menjelang pukul 01.00 Rabu, 22/5-2049 sudah tidak terdengar lagi teriakan dari massa aksi dan polisi kembali mundur bertahan di gedung Bawaslu.(Ach/Ist)


kecamatan Sliyeg Akan Mengadakan Isbat Nikah

E-News Indonesia - Camat Sliyeg H. Wasga Ciptowibowo SH, Msi memberitahukan kepada masyarakat Desa Tambi lor bahwa di Kecamatan Sliyeg akan melaksanakan Isbat nikah/pemutihan isbat Nikah. Hal ini ia sampaikan saat Taraweh Keliling (Tarling) tingkat kecamatan Sliyeg di desa Tambi kabupaten Indramayu, Minggu 20/5-2019.

"Tentunya ini diperuntukan bagi yang belum punya buku nikah. Saya menghimbau kepada masyarakat, agar segera mengikuti Isbat Nikah," jelas Wasga

Ia pun memberitahukan bagi yang belum  memiliki, Akte kelahiran, KK (Kartu Keluarga), KTP ( kartu tanda penduduk) juga supaya segera membikinnya.

"Kabupaten Indramayu juga akan menyelenggarakan dan mencari Peserta tahfiz gratis per desa 1 orang yang di tanggung biaya nya oleh Pemda ( pemerintah Daerah ) Kabupaten Indramayu," tukasnya

Buka bersama dan taraweh keliling ( TARLING ),  tingkat Kecamatan Sliyeg  di desa Tambi lor dihadiri oleh . H. Wasga ciptowibowo SH. Msi. (camat sliyeg), Sekretaris Camat beserta Kasi dan staf Kecamatan Sliyeg, Muspika, Hj. Erawati ( kuwu Tambi lor), Pamong Desa dan tokoh masyarakat yang bertempat di Halaman masjid Nurul Hikmah, Desa Tambi lor, Kec. Sliyeg, Kabupaten Indramayu, yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi/kebersamaan di Kecamatan Sliyeg Indramayu.(ach/Ist)

XTC Ciko Bersihkan Sampah Sisa Event Saur Nikmat On The Road

E-News Indonesia - Acara Musik Bertajuk "DCDC Sahur Nikmat on The Road", Sabtu 25 Mei 2019 kemarin berlangsung cukup meriah di ...