Minggu, 22 September 2019

Seribuan Orang Ikuti Gerakan World Cleanup Day Kota Cirebon

E-NewsInd : Seribuan orang mengikuti gerakan bersih-bersih dan deklarasi Cirebon damai dalam rangka peringatan World Cleanup Day 2019. Kegiatan ini mengusung tema, ‘ayo dukung gerakan bersih sampah serentak di 158 negara’,  berlangsung di gedung BAT Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (21/9-2019).

Kegiatan ini dihadiri Walikota Cirebon Nashrudin Azis, Sekda Kota Cirebon Anwar, Kadis Sosial Kota Cirebon Iing Diaman, Komandan Polairud Kota Cirebon Kompol Deli Rohendi, Wadan Denpom 3/Cirebon Mayor Com Bejo Sumaryanto, Pasi Ops Kodim 0614/Kota Cirebon Kapten Arm Toto, Kapolsek Lemawungkuk Iptu Abdul Majid, Lanal Cirebon Peltu Iwan, KSOP Kota Cirebon Purgana oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Abdulah Syukur, Camat Lemah Wungkuk Makruf Nuryasa.

Sedangkan unsur organisasi yang hadir diantaranya XTC kota Cirebon, Sapma Pemuda Pancasila, Macan Ali, FKPPI, Relawan Indonesia Mandiri dan beberapa oraganisasi masyarakat lainya.

Ketua Sapma PP kota Cirebon R. Marsha mengatakan berkumpul dalam rangka gerakan bersih-bersih terbesar didunia yang diikuti 158 negara. Berkomitmen membersihkan planet bumi dari sampah.

"Indonesia jadi negara pertama yang memimpin aksi clean up day pada tahun 2018 dengan 7.688.332 sampah. Gerakan ini harus digerakan sampai ke daerah-daerah di Cirebon,"tutur Marsha

Lokasi pembersihan dibagi 4 zona, yaitu di sekitar pintu 1 pelabuhan, di sekitar BAT, di sekitar Kebumen dan sekitar Kantor Pos.

Makruf Nuryasa Camat Lemah Wungkuk mengatakan bahwa gerakan inklusif ini bertujuan menyatukan berbagai kalangan berbagai latar belakang untuk berdiri dibarisan yang sama membersihkan Indonesia.

"Kalau kita menjaga alam maka alam akan menjaga kita," tutur Makruf

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan  menyatukan masyarakat dengan instansi Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon supaya Kota Cirebon menuju kota bersih, tertib dan hijau di tahun 2020 mendatang.(Ach)

Jumat, 20 September 2019

AHY Menginspirasi Mahasiswa Pada International Conference on Indonesia Development di Belanda

Rotterdam, Belanda: Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan _inspirational speech_ pada _International Conference on Indonesian Development (ICID) 2.0_ di Universitas Erasmus, Rotterdam, Belanda, Kamis (19/9) malam waktu setempat, atau tengah malam waktu Indonesia. Waktu di Jakarta 5 jam lebih cepat daripada waktu di Belanda. 

Di hadapan para mahasiswa dan akademisi yang hadir, AHY mengingatkan bahwa bangsa Indonesia memiliki banyak alasan untuk opstimis. "Saat ini Indonesia adalah negara ekonomi terbesar ke-16 di dunia. Sebuah studi yang dikeluarkan McKinsey memproyeksikan bahwa Indonesia naik menjadi negara ekonomi terbesar ke-7 pada tahun 2030. Sementara itu PricewaterhouseCoopers memprediksi bahwa Indonesia di tahun 2050 akan berada di urutan ke-4," jelas AHY.

"Indonesia adalah negara yang besar, dengan tingkat keberagaman yang tinggi. Sebuah negara yang penuh dengan potensial. Dan potensi terbesar yang kita miliki saat ini adalah generasi muda," tambahnya.

Dalam kehidupan dunia yang makin kompleks dan kompetitif, AHY menegaskan bahwa setidaknya ada tiga hal yang harus dimiliki oleh kaum muda. "Pertama, kita harus membangun kapastitas intelektual. Tidak hanya melalui pendidikan formal saja, tapi kita harus terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sepanjang usia kita. Dan harus selalu terbuka kepada sesama serta ide-ide baru. Dengan melakukan itu, kita bisa melahirkan generasi baru yang bisa berpikir, berproduksi dan berinovasi," AHY menerangkan.

Kedua, memiliki karakter dan integritas yang kokoh. "Kaum muda hari ini harus memiliki mental pantang menyerah, keberanian untuk meninggalkan zona nyaman dan membuat keputusan yang tegas, serta juga bersedia mengambil keputusan untuk tujuan yang lebih besar lagi dalam hidup. Integritas personal juga menjadi salah satu kunci. Tanpa _moral compass_ yang jelas, kita akan salah menggunakan kemampuan kita," terangnya.

"Yang terakhir, kita memerlukan kualitas kepemimpinan yang baik. Seorang pemimpin yang baik akan menginspirasi timnya dengan visi yang jelas, untuk bermimpi besar, dream big. Ia akan mengoptimalkan potensi timnya untuk bekerja keras, work hard, bersama-sama menuju visi itu. Dan ia akan selalu konsisten melangkah ke depan tanpa putus asa, never give up, meskipun ketika menghadapi situasi yang tidak jelas. Jadi selalulah bermimpi besar, bekerja keras, dan jangan pernah menyerah," ujar AHY.

Setelah menyelesaikan pendidikannya di luar negeri, AHY berpesan agar mereka dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa. "Jangan pernah dilupakan bahwa kalian ini warga negara Indonesia. Kami sangat bangga dengan kalian dan berharap suatu hari nanti kalian akan bergabung bersama kami membangun bangsa Indonesia, kapan pun dan dimana pun kalian berada," terangnya.

"Selama kalian mencintai negara kalian dan berhasil mengkontribusikan sesuatu bagi kemajuan bangsa, kalian akan selalu menjadi patriot bagi bangsa. Ini yang disebut patriotisme abad 21. Saya akan menantikan kiprah kalian," tandas AHY disambut tepuk tangan hangat dari para hadirin yang hadir. (csa)

Rabu, 18 September 2019

KPK Tetapkan Menpora Sebagai Tersangka Korupsi

E-NewsInd - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ahirnya menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.

Imam Nahrowi jadi tersangka kasus dugaan korupsi terkait dana hibah KONI dari Kemenpora. Kasus ini merupakan pengembangan kasus dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK.

"Dalam penyidikan tersebut ditetapkan dua orang tersangka yaitu IMR (Imam Nahrawi) dan MIU (Miftahul Ulum)," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di Gedung KPK, Rabu (18/9-2019).

Adapun Miftahul merupakan asisten Menpora yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka.

Pada kasus awal, KPK menjerat lima orang tersangka yaitu Ending Fuad Hamidy, Johnny E Awuy, Mulyana, Adhi Purnomo, dan Eko Triyanto.

Sebelumnya, KPK memberi sinyal ada tersangka baru di suap dana hibah Kemenpora untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Waktu itu Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang menegaskan, KPK masih mencari waktu mengumumkan hal itu.

"Nanti kita lihat, kalau saatnya ada nanti kita sampaikan. Nanti kita umumkan," ujar Saut Selasa (30/7-2019).

Kasus ini merupakan pengembangan kasus dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK. Pada kasus awal, KPK menjerat 5 tersangka, yaitu Ending Fuad Hamidy, Johnny E Awuy, Mulyana, Adhi Purnomo, dan Eko Triyanto.

Ending dijerat dalam jabatannya sebagai Sekjen KONI, sedangkan Johnny sebagai Bendahara Umum KONI. Baik Ending maupun Johnny telah divonis bersalah dalam pengadilan, dengan hukuman 2 tahun 8 bulan penjara bagi Ending dan 1 tahun 8 bulan penjara bagi Johnny.

Sementara untuk 3 orang lainnya, yaitu Mulyana, Adhi Purnomo, dan Eko Triyanto, masih menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta.(Ach/is)

Senin, 16 September 2019

XTC Ciko Serahkan Bantuan Hasil Penggalangan Dana Untuk Bocah Pengidap Atresia Bilier

E-NewsInd - Ormas XTC Cirebon Kota menyerahkan hasil penggalangan dana untuk bocah berumur 8 bulan Azqiya Sulistiyani yang menderita sakit Atresia Bilier (Gangguan Fungsi Hati), Senin 16 September 2019.

Dana tersebut dikumpulkan anggota XTC kota Cirebon dengan menjual suara kepada para pengguna jalan di kota Cirebon. Jumlah dana yang terkumpul Rp.1.538.200.

Dana tersebut diserahkan ke Lis Handayani orang tua Azqiya di jl. kalijaga kampung peguyuban Rt/Rw 03/02 kecamatan Lemahwungkuk kel urahan Pegambiran kota Cirebon.

Menurut Rio Prasetyo Riyadi sebagai koordinator kegiatan bahwa kegiatan ini dilandasi atas dasar kemanusiaan karena Azqiya membutuhkan bantuan tersebut.

"Sampai saat ini belum ada perhatian bantuan dari pemerintah melalui dinas terkait. Kami mencoba memulai dengan maksud meringankan beban mereka dan menggugah pihak terkait untuk peduli," tutur Rio

Baginya dana yang terkumpul memang tidak banyak namun ia berharap pihak terkait terketuk untuk bisa memberikan perhatian.

"Saya harap dengan kegiatan ini bisa mengetuk pihak terkait untuk peduli. Semoga penderitaan yang dialami adik kita bisa diringankan sampai sembuh. Mari kita bantu sesama dengan cara dan kemampuan kita, salam kuat dalam persaudaraan," tukas Rio.(Ach)

DPRD Kabupaten Cirebon Dilantik, Lutfi Jabat Ketua Sementara

E-NewsInd - Anggota DPRD Kabupaten Cirebon terpilih hati ini dilantik dan diambil sumpah jabatan.  PKB dan PDIP sesuai perolehan kursi terbanyak berhak mendapatkan pimpinan sementara. 

Muhamad Lutfi ditunjuk DPC PKB Kabupaten Cirebon sebagai ketua sementara dan Rudiana ditunjuk DPC PDIP sebagai wakil ketua sementara DPRD Kabupaten Cirebon sebelum dipilihnya ketua dan wakil ketua secara definitif.

Pada sambutannya Ketua sementara DPRD Kabupaten Cirebon, Mohamad Lutfi mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang berpartisipasi dalam pemilihan calon legislatif 2019.

Ia berharap  dalam bekerja untuk lima tahun kedepan dapat membawa angin segar yang berlabuh pada kesejahteraan masyarakat.

"Kewajiban dan tanggung jawab anggota DPRD harus dijunjung tinggi kedalam tugas yang diemban selama lima tahun kedepan," ucap Lutfi, Senin (16/9-2019)

Ia pun menyampaikan pesan jangan sampai bertumpu oleh indahnya jabatan DPRD dan hal itu akan sangat berarti dalam penghitungan amal nantinya di kehidupan akherat.

"Mulai hari ini saya menghimbau kepada anggota DPRD untuk bersama-sama membangun marwah lembaga," terangnya


Dirinya berharap meninggalkan warna yang dimiliki karena semua memiliki tugas sebagai wakil rakyat. Bila masih mengkotak-kotakan tidak dapat maksimal dalam bekerja dan netralitas di internal DPRD harus di dahulukan.

"Memperjuangkan aspirasi masyarakat diharapkan dapat direalisasikan bersama eksekutif, sebanyak 200 ribu pengangguran yang belum mendapatkan pekerjaan. Belum lagi pendidikan dan kesehatan perlu diperjuangkan melalui kewenangan DPRD," tukasnya.(ach)

Minggu, 15 September 2019

Bus Persib Dilempar Batu, Dua Pemain Terluka

E-NewsInd - Kembali terulang teror dilakukan oleh para suporter sepakbola Indonesia. Kali ini Bus pemain Persib Bandung menjadi korban pelemparan oknum suporter yang tidak dikenali usai bertanding menghadapi PS. Tirakabo, Sabtu 14 September 2019.

Kaca bus pemain persib pecah akibat lemparan batu besar dan melukai dua pemain, Febri Haryadi dan Omid Nazari.

Febri beruntung hanya mengalami luka ringan namun pemain asing Persib Omid Nazari mengalami luka cukup serius.

Pemain asal philipina ini harus mendapatkan 9 jahitan dikepalanya dan mengeluarkan darah cukup banyak.

"Saya tidak mau banyak berkata. Sepakbola untuk menyenangkan orang dengan bermain di lapangan," tutur Omid

Menurutnya dia belum pernah mengalami hal ini dalam karirnya bersepakbola.

"Saya belum mengalami kejadian seperti ini. Baru pertamakali, saya hanya merasa kesal," tuturnya

Sementara menejer Persib Umuh Mukhtar akan melaporkan hal ini kepada PSSI.

"Kami akan laporkan hal ini kepada PSSI, ada prosedur yang salah oleh Panpel. Saya apresiasi untuk pihak polres Bogor yang mengawal kami bahkan Kapolres sampe memakai motor memastikan kami aman," tutur Umuh

Namun dirinya menghimbau para pendukung Persib untuk tidak melakukan aksi balasan.

"Sudah cukup jangan ada aksi balas dendam toh pemain yang akan dirugikan dan jadi korban. Sudahi aksi-aksi seperti ini," tukasnya.

Pertandingan antara PS.Tirakabo dan Persib Bandung sendiri berkhir imbang 1 : 1. (Ach)

Sabtu, 14 September 2019

DPC Demokrat Indramayu Syukuran Peringati 18 Tahun Partai Demokrat

E-NewsInd - DPC Partai Demokrat kabupaten Indramayu Mengadakan syukuran peringati HUT Partai Demokrat yang ke 18 tahun, Sabtu 14 September 2019 di sekretariat DPC Demokrat Indramayu.

Ketua DPC Partai Demokrat Indramayu Ir.H. Sri Budihardjo Herman M.I.Pol (SBH) mengapresiasi kekompakan pengurus Demokrat Indramayu sehingga mampu mempertahankan 3 kursi DPRD kabupaten Indramayu.

"Alhamdulillah kita masih bisa mempertahankan 3 kursi. Ini berkat kerja keras para caleg dan juga semua kader, kita masih bertahan walau belum bisa menambah kursi," tutur SBH

Pria yang juga kembali duduk sebagai anggota DPRD provinsi Jawa Barat ini berharap DPC Indramayu semakin solid dan terus berjuang demi kepentingan rakyat.

"Kalau kita terus kompak dan mau turun ke masyarakat Insya Allah 2024 Demokrat Indramayu bisa mendaoatkan kursi lebih dari sekarang," lanjutnya

Pada kesempatan tersebut SBH juga menginformasikan mulai 2020 DPD Demokrat Jawa Barat akan meluncurkan program usaha mikro untuk PAC.

"Program usaha mikro ini akan diberikan kepada semua PAC. Namun PAC yang berprestasi terlebih dahulu yang akan diberikan program tersebut," tukasnya

Acara syukurn HUT Partai Demokrat ke 18 di DPC dihadiri oleh jajaran pengurus DPC, PAC dan juga Fraksi Demokrat Jawa Barat Sandi Jaya Pasa, H. Nico Antonio dan H. Taryadi.(Ach)

Seribuan Orang Ikuti Gerakan World Cleanup Day Kota Cirebon

E-NewsInd : Seribuan orang mengikuti gerakan bersih-bersih dan deklarasi Cirebon damai dalam rangka peringatan World Cleanup Day 2019. Ke...