Kamis, 21 November 2019

Baznas Kota Cirebon Launching Program Rutilahu

E-NewsInd : Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kota Cirebon kembali menyalurkan bantuan untuk warga kota Cirebon pada hari Rabu 20 November 2019.

Adapun kegiatan sosial yang digelar Baznas berupa pendistribusi air bersih part 10 di Kelurahan Argasunya, penyerahan bantuan material bangunan untuk ibu Samiri warga kelurahan karyamulya, dan Launching program Rutilahu di rumah bapak Ali Nurjaman di Kutagara Kelurahan Jagasatru Kecamatan Kesambi kota Cirebon.

Ketua Baznas kota Cirebon M. Taufiq S.Ag mengatakan bahwa bantuan rutilahu bersifat urgensi agar rumah kembali layak dihuni.

"Jadi kami bukan bedah rumah, tapi kami bantu bagian-bagian penting. Misalkan rumah mau roboh tentu harus diperbaiki temboknya, atau rumah yang bocor diganti atapnya," tutur Taufiq

Dirinya terbuka menerima informasi dari masyarakat bilamana ada rumah yang betul-betul membutuhkan bantuan agar layak dihuni.

"Kami siap melayani bila ada laporan dari masyarakat tentang kondisi rumah yang harus dibantu," jelas mantan anggota DPRD kota Cirebon ini

Sementara itu Ade Muhyati Kasi Pemberdayaan Masyarakat dari kelurahan Jagasatru mengungkapkan rasa terimakasih kepada Baznas.

"Kami sangat berterimakasih kepada Baznas kota Cirebon yang telah banyak membantu warga kami. Semoga Baznas semakin maju dan banyak yang menitipkan ZIS kepada Baznas agara lebih banyak lagi warga yang dibantu," tukas Ade. (Ach)

Gagal Perkuat Timnas Sea Games Gian Zola Pulang Kembali Ke Persib Bandung

E-NewsInd : Indra Sjafri ahirnya memulangkan Gian Zola Nasrullah Nugraha gelandang asal Persib Bandung. Dengan demikian Zola tidak memperkuat timnas Sea Games.

Gian Zola akan kembali memperkuat posisi gelandang di Persib. Tentunya bukan hal mudah mendapatkan tempat utama di Persib sebab oersib memiliki banyak gelandang bagus.

Sebelum Zola coach Indra sudah memulangkan memulangkan empat pemain yakni Hanif Sjahbandi (Arema FC), Alberto Goncalves (Madura United), Muhammad Hambali Tolib (Persela Lamongan), dan Muhammad Rifad Marasabessy (PS Tira Persikabo).

Selanjutnya Indra Sjafri kembali mencoret empat pemain lainnya. Mereka adalah Muhammad Lutfi Kamal Baharsyah (Mitra Kukar), Gian Zola Nasrullah Nugraha (Persib Bandung), Kadek Agung Widnyana Putra (Bali United), dan Awan Setho Raharjo (Bhayangkara FC).

"Pemain yang bertahan dalam tim adalah mereka yang terbaik, serta pemain yang memang saya nilai sesuai dengan kebutuhan skema dan strategi tim," jelas Coach Indra

Menurutnya kini ia sudah memiliki puzzle yang lengkap dan tersusun rapi. 

"Saya harap mereka bisa memberikan yang terbaik di SEA Games nanti," tukasnya.(Ach)

IPEMI Fasilitasi Ekspor Produk UMKM Ke Manca Negara

E-NewsInd : Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Wilayah Maluku Utara mengadakan Seminar & Talkshow Rabu, 20 November 2019. 

Inggrid Kansil Selaku ketua IPEMI sebagai Keynote speaker saya menyampaikan bahwa program yang IPEMI lakukan pada dasarnya harus selalu mengedepankan konsep peningkatan kapasitas para anggota dan masyarakat secara luas. 

"Program pelatihan eco-produk, pembinaan UMKM, serta workshop strategi pemasaran menjadi hal yang harus kita tingkatnya. Harapan nya, Kontribusi IPEMI secara nyata dapat dirasakan oleh rakyat dan juga mendorong pertumbuhan skala enterpreneur nasional hingga mencapai target 4%," tutur Inggrid

Dirinya merasa bersyukur  dalam setiap lawatan bersama IPEMI, bahwa ada pelajaran yang selalu ia dapatkan dalam melihat sosok-sosok inspiratif dari berbagai wilayah nusantara. 

"Anggota Ipemi Ternate yang bernama ibu Nurjanah ini contohnya, beliau merupakan pengrajin umkm yang memiliki industri olahan makanan, salah satunya sambal khas ternate yang sudah dijual ke mongolia dan Korea," tuturnya

Sebagai penyandang disabilitas, Nurjanah membuktikan bahwa kreatifitas serta kerja keraslah yang menjadikan kita sukses, meski awalnya diragukan bahkan disepelekan. 

"Selain itu, Ibu Nurjanah bersama dinas terkait membangun sekolah inklusif yang masih jarang di wilayah Kota Ternate. Harapannya, kesetaraan fasilitas pendidikan merupakan hak semua orang, termasuk para penyandang disabilitas. Mereka juga layak diberikan fasilitas yang sama dan kesempatan yang sama dengan anak-anak lainnya tanpa perlu dibedakan hak dan kesempatannya," ungkap istri politisi Demokrat Syarif Hasan ini

Saat inggrid berada di Kota Ternate , dirinya menyempatkan mampir ke Galeri IPEMI Maluku Utara yang menjual produk-produk umkm lokal. Ada salah satu produk favorit Inggrid yaitu Guraka yang merupakan minuman olahan jahe dengan gula aren ditambah kenari. Ada produk khas lainnya seperti olahan sambal, dan produk snack khas Ternate dengan kreatifitas rumahan. 

"Hal yang membanggakan produk sambal binaan IPEMI Provinsi Maluku Utara ini telah dijual ke Mongolia dan Korea. Tentunya pasar produk rumahan bisa bersaing dengan produk yang diproduksi oleh pabrik. Insha Allah, IPEMI akan terus berkomitmen untuk dapat memfasilitasi produk-produk umkm dari seluruh wilayah Indonesia untuk dipasarkan di dalam dan luar negeri," tukas Inggrid.(Ach)

Rabu, 20 November 2019

Peringati HUT PGRI Walikota Cirebon Ajak Jaga Harmonisasi Guru, Orang tua dan Siswa

E-NewsInd : Harmonisasi antara guru, orangtua dan siswa diperlukan untuk memajukan dunia pendidikan. Pendidikan yang baik juga tidak mengabaikan budi pekerti dari setiap siswa.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., usai menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun PGRI ke 74 dan Hari Guru Nasional 2019 yang mengambil tema ‘Pendidikan Jendela Masa Depan dan Guru Kunci Generasi Masa Depan’ di salah satu hotel di Kota Cirebon, Senin, 18 November 2019. 

“Harmonisasi antara guru, orangtua dan siswa harus terus terjalin,” ungkap Azis. 

Karena sesungguhnya, ketiganya merupakan satu kesatuan yang akan membentuk siswa menjadi pribadi yang cerdas.

Saat ini, lanjut Azis, seringkali ada orangtua yang melaporkan guru karena tidak terima dengan cara yang dilakukan guru di sekolah. 

“Namun ada juga anak yang melakukan perlawanan saat guru memberikan pengajaran di sekolah,” ungkap Azis. 

Padahal saat berada di sekolah, seharusnya anak menganggap guru adalah orangtua mereka. Melihat realitas tersebut, Azis meminta agar harmonisasi dan pengertian bersama dibangun diantara ketiga unsur tersebut untuk memajukan dunia pendidikan di Kota Cirebon.

Tidak hanya itu, Azis juga menekankan bahwa tidak hanya kecerdasan yang dituntut dari seorang anak. “Tapi juga budi pekerti,” tegas Azis. 

Ilmu yang tinggi jika tidak diimbangi dengan budi pekerti yang baik, justru akan sangat berbahaya. “bisa bikin bom,” ungkap Azis. 

Karena itu, kecerdasan dan budi pekerti harus berjalan seiring sejalan saat mendidik anak-anak.

Baznas Kota Cirebon Berikan Bantuan Kaki Palsu

E-NewsInd : Badan Amil Zakat (Baznas) kota Cirebon memberikan bantuan kaki palsu bagi penyandang disabilitas, Selasa 19 November 2019.

Kali ini  BAZNAS kota Cirebon membantu pemasangan kaki palsu a.n. Budi Santoso dan Marzuki warga kesambi dan kutagara kota Cirebon.

Adapaun data penerima bantuan kaki palsu :
1. Bapak Marzuki
Jl. Karanganyar Rt 02 Rw 01 Kel. Kesambi Kec. Kesambi Kota Cirebon
2. Budi Santoso
Jl. Pegajahan Utara Rt 05 Rw 04 kel. Jagasatru Kec. Pekalipan Kota Cirebon

M. Taufiq S.Ag Ketua Baznas kota Cirebon mengatakan bantuan kaki palsu ini diberikan kepada dua orang yang memiliki cacat pada kakinya.

"Semoga bantuan kaki palsu kepada dua orang ini bisa bermanfaat. Agar penyandang diaabilitas bisa berkatifitas lebih baik dengan kaki palsu," tutur Taufiq

Sebelumnya dua orng ini menggunakan tongkat penyangga kaki guna menopang tubuhnya. Hingga gerakanya sangat terbatas karena kedua tangan harus memegang tongkat.

"Kaki palsu ini mengganti peran tongkat yang selama ini mereka pakai. Sekarang kedua tangan mereka bisa lebih leluasa berkatifitas karena sudah ada kaki palsu menopang tubuhnya," tukas Taufiq.(Ach)

Selasa, 19 November 2019

Azis Minta SKPD Percepat Proses Lelang Pekerjaan Setelah APBD 2020 Disahkan

E-NewsInd : Setelah APBD disahkan, Walikota Cirebon Drs. nashrudin Azis SH meminta kepada setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mempercepat proses lelang. Patroli akan dilakukan agar penyerapan anggaran maksimal.

“Bila ada yang bisa dilelangkan sebelum Januari, silahkan dilelang. Sehingga awal tahun kita bisa segera kontrak dan proyeknya dilaksanakan,” tegas Azis usai menandatangani pengesahan APBD Kota Cirebon 2020 di gedung DPRD Kota Cirebon, Senin, 18 November 2019. 

Menurutnya ini sejalan dengan instruksi dari Presiden Republik Indonesia yang menekankan di setiap daerah untuk bekerja lebih cepat. “Sehingga tidak menumpuk di akhir tahun,” ungkap Azis.

Azis juga menekankan jika saat ini teknologi informasi yang diterapkan di Kota Cirebon sudah semakin canggih. “bahkan saya sudah bisa memantau jalannya lelang di android saya. Itu saya akan pantau,” tegas Azis. 

Bersama dengan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Cirebon pihaknya akan melakukan patroli dan terus mendesak kepada setiap SKPD untuk mempercepat proses lelang dan penyerapan anggaran. “Jika tidak dilaksanakan dengan cepat, bila perlu saya sendiri yang akan menggelar lelang itu,” tegas Azis.

Pada kesempatan yang sama, Azis juga mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Cirebon yang akhirnya berhasil menyelesaikan APBD Kota Cirebon 2020 tepat waktu. “Memang ada berbagai perbedaan, namun semua bisa diatasi,” ungkap Azis. 

ini dikarenakan, keduanya bekerja untuk kepentingan dan kesejahteraan warga Kota Cirebon.

Azis juga memandang jika komposisi APBD Kota Cirebon 2020 juga semakin membaik. “Karena anggaran belanja langsungnya semakin besar,” ungkap Azis. Azis mengaku gembira karena ini berarti pembangunan akan semakin pesat. Karena sesungguhnya pembangunan yang dilakukan tidak lain untuk kesejahteraan masyarakat di Kota Cirebon.

Sementara itu Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si, menjelaskan jika untuk pos belanja di APBD Kota Cirebon 2020 tercatat sebanyak Rp 1,7 triliun. Pos belanja tersebut terdiri dari belanja langsung dan belanja tidak langsung. Untuk belanja tidak langsung yang diantaranya digunakan untuk belanja pegawai, belanja hibah dan lainnya dialokasikan sebesar RP 695 miliar atau sekitar 39 persen dari pos belanja. Sedangkan untuk belanja langsung dianggarkan sebesar Rp 1,09 triliun atau sebesar Rp 60,74 persen dari pos anggaran belanja. 

“kami sudah melakukan koordinasi, salah satunya dengan Dinas PUPR untuk melakukan percepatan penyerapan anggaran,” ungkap Agus.

Salah satunya, setiap proyek yang sudah memiliki detail engineering design (DED) bisa segera melakukan lelang tahun ini. diantaranya penataan lapangan Kebumen, pembuatan replika pedati gede dan revitalisasi trotoar. Proyek-proyek tersebut bernilai besar dan bisa dilelang sebelum tahun ini berakhir. “Tahun depan bisa kita lakukan kontrak untuk pengerjaannya,” ungkap Agus. 

Lambatnya penyerapan anggaran selama ini menurut Agus dikarenakan proses lelang yang lama. Lelang baru dilakukan pertengahan tahun yang otomatis akan menyebabkan penumpukan pengerjaan proyek di akhir tahun.(ach)

Slamet Terpantau Selamat Di Taman Nasional Gunung Ciremai

E-NewsInd : Kegalauan Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) akan kondisi dan keberadaan Slamet Ramadhan akhirnya terjawab.

Slamet Ramadan seekor Macan Tutul Jawa yang dilepasliarkan pada 9 Juli 2019 di sisi utara gunung Ciremai.

"Kabar menggembirakan datang dari tim monitoring Macan Tutul Jawa (Tim Matulja) perihal Slamet Ramadhan", ungkap Robi Gumilang, petugas Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Balai TNGC (17/11).

Hasil kegiatan monitoring Macan Tutul Jawa pada awal November 2019 pada suatu blok di mana salah satu kegiatannya pengecekan data dokumentasi 'camera trap' berhasil mengabadikan keberadaan Slamet Ramadhan dalam kondisi terlihat sehat.

Lokasi pemasangan 'camera trap' ini merupakan area perbatasan ekosistem hutan alam dan semak belukar yang berjarak 3,5 kilometer selatan dari wisata alam Bukit Seribu Bintang, Kuningan, Jawa Barat.

"Dengan wilayah jelajah baru yang berjarak sekitar 8,5 km dari batas kawasan TNGC dan pemukiman masyarakat, insting liar Slamet Ramadhan menuntun menuju lokasi baru yang jauh dari aktivitas manusia guna beradaptasi dengan bagian ekosistem gunung Ciremai", pungkas Robi.

Andaikan saja bisa berbincang dengan Si Hitam Bertutul ini, tentu ada banyak tanya yang ingin disampaikan. Misalnya sudah ketemu pasangan atau belum, ketemu mangsa atau tidak, dan banyak lagi pertanyaan lain.

Namun dari penampakan foto, kita dapat menyimpulkan ia sehat. Postur tubuhnya terlihat lebih kekar bila dibandingkan saat pelepasliaran. Artinya, ia sukses menjadi calon raja rimba gunung Ciremai.

Sobat Ciremai, asa kita semoga Slamet dapat selamat dalam proses adaptasi tersebut ya Sobat. Semoga ia dapat berinteraksi secara normal dengan Macan Tutul Jawa penghuni asli gunung Ciremai, baik itu sebagai pesaing ataupun pasangan agar kelestarian populasinya tetap terjaga dan mendukung untuk kesehatan ekosistem kawasan TNGC.(ist)

Baznas Kota Cirebon Launching Program Rutilahu

E-NewsInd : Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kota Cirebon kembali menyalurkan bantuan untuk warga kota Cirebon pada hari Rabu 20 Novemb...