Jumat, 30 Maret 2018

Berhubungan Badan Hanya Menggunakan Jari Eh Ternyata Kekasihnya Wanita Tulen Juga

E-NewsIndonesia - Selama dua bulan gadis 16 tahun di Lampung baru menyadari bahwa kekasih yang tinggal bersamanya ternyata memiliki kelainan.

AWP tinggal serumah dengan Ana Widiastuti alias Bintang (24) yang mengaku bernama Ryan di Way Dadi, Sukarame, Bandar Lampung.

Namun setelah tinggal selama dua bulan, AWP merasa ada yang janggal.
Terutama ketika melakukan berhubungan badan layaknya suami istri.

Seiring berjalan kemudian gadis berusia 16 tahun ini menceritakan pada ibunya. AWP baru menyadari bahwa Bintang pasangannya merupakan seorang wanita.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Harto Agung Cahyono menjelaskan, jalinan kasih antara ”Ryan” dan AWP berjalan sejak Februari 2018.

"AWP ini sadar setelah digauli tapi tidak melakukan hubungan layaknya suami-istri. Hanya menggunakan tangan," ungkap Harto dalam ekspose di Mapolres Bandar Lampung, Selasa, 27 Maret 2018.

Sadar telah ditipu, korban mengadukan masalah ini kepada kedua orangtuanya.
"Akhirnya, AWP mengadu ke orangtua, dan orangtua tidak terima. Makanya dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung," katanya.

Ana Widiastuti alias Bintang (24) menyamar menjadi seorang pria lantaran trauma.

Ia mengaku pria bernama Ryan Febriansyah karena sering dilecehkan.
Ana ditangkap Polresta Bandar Lampung, Senin, 26 Maret 2018.

Ia diduga mencabuli seorang remaja putri berinisial AWP (16) dengan mengaku sebagai pria bernama Ryan Febriansyah.

Berdasar keterangan kepada polisi, Ana tidak hanya menggunakan identitas palsu untuk mencabuli korban. Ia juga mengaku sebagai pria untuk mendapatkan pekerjaan.

"Saya awalnya ngaku jadi laki biar bisa langsung bisa kerja. Tapi, memang saya jadi kayak gini awalnya karena mengalami pelecehan, sehingga nggak mau diremehin," ungkap Ana dalam ekspose di Mapolres Bandar Lampung, Selasa, 27 Maret 2018.

Selain itu, Ana mengaku nekat mengubah identitasnya menjadi pria karena ditinggal orangtua.

"Selain itu, ditinggal orangtua. Jadi sebisa mungkin saya harus hidup tanpa mereka. Jadi harus kuat," jelasnya.

Ana mengaku berkenalan dengan AWP dalam sebuah hajatan. Acara itu berlangsung di rumah korban.

"Awalnya nggak ngomong (bahwa Ana perempuan). Tapi, dia minta dinikahin, dan saya bilang nggak ada pekerjaan tetap. Tapi dia mau jalan," kata Ana.

Soal identitas palsu berupa kartu nikah, Ana mengaku bahwa itu milik temannya.

"Jadi itu punya kawan, dan saya ubah kartunya. Saya nggak nikah dengan dia (AWP)," imbuhnya.

Selama menjalin hubungan bersama AWP, Ana mengaku sebagai pria bernama Ryan. Mereka sempat tinggal serumah selama dua bulan di kawasan Way Dadi, Sukarame. Namun, akhirnya penyamaran Ana pun terbongkar. Itu setelah korban menyadari ada keanehan pada tindak-tanduk Ana.

Ana alias Ryan ditangkap Polresta Bandar Lampung setelah adanya laporan dari orang tua korban dengan nomor perkara LP/B/1275/III/2018/LPG/Resta Balam tanggal 15 Maret 2018.

Pelaku, ditangkap di rumah kontrakannya. Sebagai barang bukti berupa buku nikah dan sejumlah barang yang selama ia gunakan sebagai pria. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 22 dan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(E01/Ist)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

PD Pembangunan Kota Cirebon Miliki Perumahan Rakyat

E-NewsIndonesia - Perusahaan Daerah Pembangunan (PDP) Kota Cirebon kini memiliki perumahan untuk masyarakat.  Perumahan itu Griya ...