Jumat, 14 September 2018

Keraton Kanoman Bacakan Babad Cirebon dan Kirab Budaya

E-NewsIndonesia - Keraton Kanoman Bacakan Babad Cirebon dan Kirab Budaya dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Cirebon ke-649. 

Kegiatan ini dihadiri oleh segenap kerabat keraton, PJ Walikota Cirebon, Panitia HUT kota Cirebon dan hadir juga wakil Gubernur Jawa Barat yang baru dilantik.

Ratu Raja Arimbi Nurtina, Juru Bicara Keraton Kanoman Cirebon mengatakan pada awalnya, wilayah Lemahwungkuk itu masih sepi penduduk dan hanya didiami oleh beberapa orang saja.

"Lemahwungkuk menjadi ramai ketika Pangeran Walangsungsang putra Prabu Siliwangi membabad Alas Kebon Pesisir bersama Ki Danusela dengan menggunakan Golok Cabang pemberian dari seorang Pendeta Buda Parwa yang bernama Sanghyang Nago dari Gunung Singkup,” tuturya usai pembacaan Babad Cirebon, Rabu (12/9-2018) malam.

Cirebon sebagai pedukuhan yang dibuka oleh Ki Danusela (Ki Gedeng Alang-alang) pada Minggu Kliwon tepatnya pada 1 (satu) Suro 1367 Saka / 1445 M, bersama Pangeran Walangsungsang /Cakrabuwana membabad alas (Babakyaksa Sajarah) dengan membangun pemerintahan Pakuwuan dan mengangkat Ki Danusela sebagai Kuwu pertamanya bergelar Ki Gede Alang-Alang atas perintah Syekh Dahtul Kahfi.

"Titik Nol Babad Alas itu adalah wilayah Witana (Wi = Pembuka. Tana = Tana. disebut Tanah Pembuka) yang sekarang berada di dekat Bangsal Mande Mastaka (Tempat Bertahtanya Sultan Kanoman)," lanjutnya.

Kesultanan Kanoman berkeyakinan bahwa Cirebon kini telah berusia 573 tahun, merujuk pada Babakyaksa Sajarah Pakuwuan Caruban yang dibangun oleh Pangeran Cakrabuwana dan Ki Danusela.

"Setiap tahunnya pada tanggal 1 Ram-Ji-Ji / Muharram (Sura) selalu diadakan Pembacaan Babad Cirebon di Keraton Kanoman Cirebon dan melaksanakan Kirab Agung dari Keraton Kanoman menuju Astana Gunung Jati," tukas Arimbi.

Acara ritual Pembacaan Babad Cerbon dilaksanakan di Bangsal Witana dengan melakukan do'a dan Tawasul untuk para leluhur pendiri kota Cirebon.

Setelah itu baru kemudian Kirab Agung menuju Astana Gunung Sembung dengan menggunakan Kereta Paksi Naga Liman dipimpin oleh Pangeran Patih M. Qodiran.(Ach)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Jejak Langkah Mendobrak Belenggu Kemiskinan.

E-NewsIndonesia - TAUFIQURRAHMAN, SH Caleg DPR RI dapil DKI Jakarta II Nomor Urut 2 Jakarta Pusat - Jakarta Selatan - Luar Negeri ...